Brazil memulai kampanyenya untuk meraih emas pertama Olimpiade,
kala berhadapan dengan Mesir. Dengan dibekali pemain-pemain bintang
seperti Neymar dan Marcelo, tim samba menggoyang wakil Afrika 3-2.
Setelah tembakan Neymar di menit 10 tak mengenai sasaran, butuh waktu 6 menit berselang bagi Brazil untuk mengoyak gawang Mesir. Adalah bek muda Manchester United, Rafael da Silva yang melakukannya. Memanfaatkan umpan cantik, Rafael yang masuk ke kotak penalti, melepaskan tembakan di antara para bek Mesir ke arah sudut gawang Ahmed El-Shenawy.
Dominasi Brazil menjadi nyata di menit 26. Adalah Leandro Damiao yang mencetak gol kedua tim samba berkat assist Oscar. Belum cukup, Neymar menambah sensasi. Setelah
menggiring bola melewati tiga pemain lawan, bola diumpankan ke sisi
kanan pertahanan Mesir. Neymar pun dengan jitu menanduk umpan silang
Hulk untuk membuat skor 3-0.
Awal babak kedua, Mesir membalas rasa penasaran mereka. Menit 51, sang kapten Mohamed Aboutrika sukses memperkecil ketertinggalan setelah tendangan bebas Islam Ramadhan belum mampu dimaksimalkan Emad Motaeb. Unggul 3-1 membuat Brazil sedikit lengah. Umpan-umpan para pemain
mulai tak terukur. Untuk memperkuat lini tengah, Mano Menezes menarik
Hulk demi seorang Ganso di menit 72. Sebaliknya, Mesir yang cuma berbeda
tipis dalam urusan ball possession mulai memperbaiki permainan.
Mesir pun semakin memperkecil defisit gol di menit 76. Adalah Mohamed Salah, penyerang Basel yang sukses membobol gawang Brazil yang dijaga Neto.
Hingga pertandingan berakhir, skor tetap 3-2 untuk keunggulan Brazil.
Sebuah pembukaan yang manis untuk wakil CONMEBOL, dan nasib yang
berlawanan dengan Spanyol, yang secara mengejutkan takluk 0-1 dari Jepang.

Post a Comment